Lintas Peristiwa Antar Generasi

 BI begitulah singkatan Bank Indonesia yang ada di negeri ini. Tepat tanggal 09 Agustus hari minggu dimulailah acara halal bi halal sekaligus seminar membahas Pak Suharto lewat narasumber Pak Nawawi dan Pak Jak (seingat saya) yang merupakan eks.staf Pak Suharto pada jam 10.00 wib yang semua penontonnya hampir mahasiswa.

Lintas peristiwa antar generasi oleh bank indonesia
Pembuka Acara oleh Pak Diffi A Johansyah

 Disana pembahasan seminar tersebut sesuai dengan apa yang diberikan media sekarang. Namun yang menjadi pertanyaan bagaimana selanjutnya? Kenapa masih sama saja hingga saat ini walau sudah reformasi? Apa cuma pelampias aspirasi semata lalu selesai? Oh ternyata itu yang ingin disampaikan narasumber kepada kami yang generasi saat ini, mereka tidak ingin terjadi ajang pelampiasan semata tanpa ada perubahan untuk negeri ini terutama yang baik.

Lintas peristiwa antar generasi oleh bank indonesia
Para Narasumber

 Setelah selesai seminar dimulai sesi pertanyaan yang semuanya (menurut saya) bertanya cara mengubah negeri dan mengatasi penyebabnya yang diakhir sama juga jawabannya dengan pernyataan terakhir narasumber "boleh ada perubahan tanpa harus merusak sebab di masa itu hanya Pak Harto yang memimpin seorang  jadi apa boleh buat, namun  di masa sekarang syukur telah banyak pemimpin jadi bisa mengatasi masalah tiap daerah" Sehingga para penanya dan penonton ikut mengerti dan ingin menggerak negeri ini walau hanya sebatas diri sendiri.

Lintas peristiwa antar generasi oleh bank indonesia
Suasana Seminar dan Halal bi Halal

 Akhir kata dalam pikiranku setelah mendengar seminar itu "ternyata sulit menjadi pemimpin, harus bisa menyesuaikan keadaan mau gak mau demi memajukan bangsa" Sisanya makanannya enak gak nyesal dengar seminarnya dan ban kereta pun bocor tapi untung ada tambal ban yang dekat dari bank sentral ini.

Komentar