Hari ini hari libur, tapi apa yang harus dilakukan? Gak ada satu pun kawan ngajak jalan-jalan. Untung aja Blog M (Blogger Medan) ngajak saya (syukur). Tapi ngapain ngajak saya toh saya masih orang biasa (merendah) yang penting syukurin aja deh (hehe).
Dalam film itu pasti sudah tahu membahas apa. Ya membahas masalah di Fast and Furious 6 yang tiba-tiba muncul tokoh antagonis Deckard Shaw yang merupakan saudaranya Owen Shaw yang kalah dalam Fast 6 dengan membunuh Han sebagai pembukanya. Selanjutnya adegan-adegan lain pun mulai beraksi, efek gravitasi pun dimunculkan yang membuat saya merasa ikut terbanting. Di sisi lain adegan turunnya mobil dari pesawat, lompat dari gedung pencakar Abu Dhabi dan adegan lainnya yang membuat penonton tidak jenuh (terutama saya). Hingga akhirnya film ini selesai dengan kekalahan Deckard Shaw yang berakhir dipenjara.
Ya, mungkin itu saja review saya mengenai Fast and Furious 7 sisanya tinggal anda yang menonton. Pokoknya mantaplah yang ingin melihat adegan mobil, yang mau action yang lainnya pun ada, apalagi dramanya cocoklah walaupun temanya hanya membalas dendam. Sekali lagi thanks Venom yang telah mengundang Blog M sekaligus Blog M yang mengundang saya, intinya Fast and Furios 7 mantap begitu juga dengan Venom.
Setelah datang saya pun berjumpa dengan Blog M, wow rupanya dapat tiket nonton Fast and Furious 7 dari Venom. "Venom? Apala tu? Musuhnya Spidermannya tu?" (dalam hati) tanpa habis pikir sambil menukar tiket untuk dapat snack dan tiket nonton bioskop. Disana terlihat banyak komunitas, yang salah satu nampak dimata saya (yang masih kacamata) adalah komunitas mobil yang daftar tamu paling banyak.
Bosan liat sana-sini kayak lalat akhirnya masuk juga tuh ke bioskop tak lupa juga foto tak luput dari pandangan kami
Sampai diruangan bioskop kami pun diajak mengenal Venom yang merupakan perangkat audio mobil yang semakin terasa pengalaman musik. Mau tau tentang Venom ni cuplikannya (bahasa inggris)
Bosan liat sana-sini kayak lalat akhirnya masuk juga tuh ke bioskop tak lupa juga foto tak luput dari pandangan kami
![]() |
| Warga Blog M |
Since venom was established in 1998 we have developed and produced in-car speakers for audio lover, sound lover and music lovers. Over the years, we have won numerous awards for our speaker systems, and we have been very successful in sound-off championships. Fundamental to our success is a passion for music reproducition shared by all the directors of the company. This provides the drive to develop the perfect speaker system.Ya setelah mendengar penjelasan tentang Venom sekaligus memperkenalkan produk terbarunya yaitu Processor Pandora VPR6.6 dan Pandora MKII wifi dilanjutkan dengan nonton Fast and Furious 7
From the start we have let our ears be the judge, as after all, they will be the only instruments assessing the performance of the speaker system in it′s final environment.Music is a subjective science. Measuring instruments are useful to a point, but they can also impose limits. Our ears are needed to take the development further.We are not afraid to venture into the unknown during development - no idea is too strange for us to experiment with in the search for perfect sound.
| Tiket Fast and Furious 7 |
Ya, mungkin itu saja review saya mengenai Fast and Furious 7 sisanya tinggal anda yang menonton. Pokoknya mantaplah yang ingin melihat adegan mobil, yang mau action yang lainnya pun ada, apalagi dramanya cocoklah walaupun temanya hanya membalas dendam. Sekali lagi thanks Venom yang telah mengundang Blog M sekaligus Blog M yang mengundang saya, intinya Fast and Furios 7 mantap begitu juga dengan Venom.

lengkap ulasan filmnya saluuuut, kapan kita nonton bareng dapat gratisan lagi ya
BalasHapuskalau bisa secepatnya kan gratis (hehe)
HapusIkooooottttt
Hapusnice share infonya gan
BalasHapusjangan lupa mampir kesni jg yah >> http://metclot.blogspot.com/
iya ya bg, semuanya di mulai dari dendam, trus jadi pada pengen balas dendam. jadi dendam-dendaman deh. padahal dendam itu penyakit hati ya kan?
BalasHapusYg penting warga Blog M gak dendam-dendaman kan? :)
Hapus