![]() |
| Gambar 1. Produk UKM Lokal |
Dalam studi Verisign, 91% dari konsumen mencari banyak informasi masalah produk atau layanan lokal secara online, ini membuktikan bahwa saat ini konsumen lebih memilih internet sebagai langkah awal dalam mendapatkan informasi secara cepat dan mudah. Perubahan interaksi konsumen untuk saat ini yang lebih banyak menggunakan platfrom online, membuat ranah yang sangat luas bagi bisnis dalam membangun kredibilitas terhadap pelanggan potensial.Sedih dengarnya padahal banyak produk kita yang menarik yang tidak harus memakai barang canggih seperti sendal durian, ikan teri bajak (kalau gak salah), atau hal lainnya yang tidak saya ketahui sendiri karena terbatasnya informasi. Ini yang perlu UKM sendiri biar gak kalah saing sama produk impor, produk impor sendiri aja main media online seperti media sosmed dan membuat website atau aplikasi smartphone gak tanggung-tanggung kalau perlu mereka juga mau bikin iklan untuk semakin terkenal produk mereka yang beragam jenis fungsi dan modelnya.
![]() |
| Gambar 2. Produk Impor |
Nah, membahas bagaimana UKM yang ingin mempromosikan barangnya di dunia online (maya) tentu perlu sinyal dan jaringan yang bagus plus tidak memangkas kantong terlalu dalam. Salah satunya adalah Kartu XL, ne sekilas tentang XL
XL adalah salah satu perusahaan telekomunikasi terkemuka di Indonesia. Mulai beroperasi secara komersial sejak 8 Oktober 1996, XL saat ini adalah penyedia layanan seluler dengan jaringan yang luas dan berkualitas di seluruh Indonesia bagi pelanggan ritel (Consumer Solutions) dan solusi bagi pelanggan korporat (Business Solutions). XL satu-satunya operator yang memiliki jaringan serat optik yang luas. XL telah meluncurkan XL 3G pada 21 September 2006, layanan telekomunikasi selular berbasis 3G pertama yang tercepat dan terluas di Indonesia. XL dimiliki secara mayoritas oleh Axiata Group Berhad (“Axiata Group”) melalui Axiata Investments (Indonesia) Sdn Bhd (66,5%) dan publik (33,5%). Sebagai bagian dari Axiata Group bersama-sama dengan Robi (Bangladesh), Smart (Cambodia), Idea (India), Celcom (Malaysia), M1 (Singapore), SIM (Thailand) dan Dialog (Sri Lanka).Menarik bukan melihat perkembangannya yang pesat tentu pasti tidak menyayat kantong karena dilapisi dengan beragam pilihan paket yang sesuai dengan kebutuhan dan jadwal keinginan UKM kita. Dan mantapnya lagi telah mengadopsi jaringan 4G (LTE), bagi anda yang kurang mengerti bisa dikatakan jaringan di atas HSDPA atau jaringan yang bagus untuk saat ini, kalau masih kurang mengerti mungkin anda bisa searching. Jadi tunggu apalagi, yuk gunakan jaringan 4G XL mumpung masih awal tahun siap meraup untung lebih banyak daripada produk impor, ok.
Gambar:
Gambar 1. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEii558Jr9qQZ9fhvSKyvTRGHHeoxkfvDbSVhjnkzhUb9XVwMgElKd9E_fnsTdHOZgfz3towKTKNl-H84Zd3BQCNgBR5YjKsV1XiOTmNme2OUfa43rtoF0Q7WZjyrtqFfN1skjHcXhBz-ok/s1600/perajin2.jpg
Gambar 2. http://blog.indotrading.com/wp-content/uploads/2014/01/Keramik-China1-640x330.jpg


iya, di medan sendiri masih terhitung rendah yang memanfaatkan media online untuk ekspansi pasar atau sekedar memegang pasar
BalasHapussayang mereka masih sedikit yang sadar, mudah-mudahan mereka mulai sadar sekarang
Hapus