Asuransi, begitulah seminarnya dengan tema "BENARKAH ASURANSI SYARIAH MELAWAN TAKDIR" dan dilanjutkan dengan tema "MEMBANGUN KEADILAN DISTRIBUTIF MELALUI ASURANSI MIKRO SYARIAH" yang berlangsung pada siang hari.
![]() |
| Pembacaan Ayat Suci al-Qur'an |
![]() |
| Kata sambutan dari guru besar ekonomi syariah |
![]() |
| Muhammad Syakir Sula |
Seminar pun dimulai dengan pembacaan ayat suci al-Qur’an dan
dilanjuti dengan pembuka oleh dekan FEBI, IAIN-SU. Seminar pun berlangsung
dengan pembicara Muhammad Syakir Sula sebagai sekjend pengurus pusat MES yang
membahas bagaimana seharusnya seorang muslim memanfaatkan hartanya terutama
dibidang ekonomi sesuai dengan sifatnya sebagai universal dan konprehensif.
Dalam pembahasannya, beliau mencoba membandingkan Negara non-muslim yang giat
melakukan kegiatan ekonomi syariah dengan negara muslim sendiri yang masih
terbilang sedikit. Sehingga menjadi pertanyaan sekaligus solusi untuk langkah
kedepan dalam mewujudkan ekonomi syariah di Indonesia, karena pada dasarnya
ekonomi syariah ini bertujuan untuk kemaslahatan sesuai dengan sifat Islam yang
universal dan konprehensif.
Selanjutnya setelah selesai syakir sula dilanjuti
Firmandhani Hamdan (Asuransi Prudential) yang membahas salah satu produk
syariah berupa asuransi dalam bentuk mikro yang mana cocok untuk masyarakat
terutama kalangan bawah. Dalam pembahasannya ini memang masih dalam rencana
namun langkah kedepan akan diterapkan.
![]() |
| Yatti Nurhayati |
Setelah membahas panjang mengenai asuransi syariah dan
asuransi mikro syariah dilanjutkan oleh Yatti Nurhayati (Direktur Direktorat
IKNB OJK) yang membahas bagaimana pengembangan industri keuangan syariah non
bank khususnya asuransi yang berbasis syariah sekaligus cara masyarakat
memahami OJK lewat jasa keuangan yang mereka lakukan.
![]() |
| Firmandhani Hamdan |
Lanjut pada sesi seminar kedua setelah melewati waktu makan
dan solat dimulai dengan pembicara Syakir Sula dengan membahas kaidah Islam
dalam ekonomi baik yang bertujuan untuk ibadah dan muamalah lewat dalil
al-Qur’an. Sementara Firmandhani Hamdan melanjutkan pembicaraan Syakir Sula
dengan langsung bertuju pada asuransi mikro yang berbasis syariah. Disini terlihat
bahwa tujuan asuransi mikro tersebut mempunyai tujuan yang sama dengan BPJS
namun terlihat ingin bersaing dengan BPJS yang disebabkan semakin sedikit
masyarakat yang beralih kepada asuransi dan lebih memilih BPJS (menurut saya).
![]() |
| Firmandhani Hamdan dalam sesi pertanyaan |
Setelah pembicaraan asuransi mikro oleh Firmandhani Hamdan
dilanjutkan Yatti Nurhayati dalam membahas asuransi mikro terhadap OJK terlebih
dituju kepada para praktisi dan masyarakat.
Adapun yang bisa diambil dalam seminar ini:
- Lokasi yang menarik sehingga membuat suasana tenang dan fokus dalam menjalani seminar
- Makanan dan tempat ibadah diatur sesuai jadwal membuat keadaan menjadi teratur
- Pembicara berasal tokoh ekonomi, baik syariah maupun konvensional.
- Terhubungnya landasan memilih akad asuransi mikro syariah sampai pada tahap OJK dalam mengurus perkembangan lembaga non-bank
- Bukti Islam yang memiliki sifat universal dan konprehensif tercantum dalam surah al-Ahzab (33): 36 (salah satunya)
- Landasan asuransi mikro syariah terdapat dalam surah al-Hasyaar(59): 7 dengan tujuan harta harus rata sehingga tidak ada yang dizalimi.






Komentar
Posting Komentar