Para ilmuwan dan ahli kedokteran Arab kuno secara panjang lebar telah membahas dan berbicara mengenai air. Berikut ini kami kutipkan beberapa teksnya:
Ibnu Qayyim Al-Jauziyah menulis:
- Air adalah materi dasar kehidupan, induk minuman, bahkan bisa disebut sebagai rukun utama alam semesta. Langit diciptakan dari asap, semnentara bumi dari sebuah inti.
Dari air, Allah SWT telah menciptakan kehidupan bagi seluruh makhluk hidup. Dan supply gizi bagi tubuh tidak akan pernah terproses tanpa air, karena air adalah pengantar gizi ke seluruh bagian tubuh. - Air dingin akan lebih memberi manfaat secara internal daripada secara eksternal. Sedangkan air panas sebaliknya. Air dingin berguna bagi pembusukan darah, penguapan ke bagian kepala, dan dapat berakibat buruk pada kasus pilek dan pembengkakan.
Air yang sangat dingin akan membuat merusak gigi. Terlalu sering mengonsumsinya akan mengakibatkan demam dan menimbulkan berbagai keluhan pada dada. Air yang terlalu dingin atau yang terlalu panas akan sangat buruk bagi saraf dan anggota tubuh lainnya.
Air panas dapat berfungsi untuk melarutkan dan memasak, serta membuang sisa-sisa metabolisme, dan melembapkan. Minuman air panas akan merusak pencernaan dan lambung. Namun tidak dapat membantu menghilangkan dahaga, ia bahkan dapat menguruskan badan dan menyebabkan berbagai penyakit. Akan tetapi, air panas lebih bermanfaat bagi mereka yang lanjut usia, menderita ayan, sering pusing dan radang mata. Dan sangat bagus digunakan untuk luka. - Memandikan tubuh dengan air laut dapat berguna untuk menghilangkan aneka masalah kulit. Namun, tidak baik meminumnya. Sebab, akan menyebabkan sakit perut, membuat kurus, menimbulkan gatal-gatal, kembung dan haus. Sangat buruk untuk lambung dan lebih sering menyebabkan diare. Akan tetapi, uap air laut dapat menyembuhkan pusing, kesulitan dalam pendengaran, bahkan dapat disuntikkn jika terkena maag.
Adapun hadits yang membahasnya yakni: diriwayatkan oleh Nazi bahwa Abdullah bin Umar berkata bahwa Nabi bersabda,
الْحُمَّى فَوْرٌ مِنَ النَّارِ فَأَبْرِ دُوهَا بِالْمَاءِ
"Demam adalah dari panas api neraka maka redakanlah dengan air." (HR Bukhari)
Nafi' menambahkan: 'Abdullah biasa berkata, "Ya Allah! bebaskanlah kami dari hukuman," (ketika ia menderita demam).
Ini hanya sebagian yang dapat dibahas, namun masih ada lebih kegunaannya di zaman dulu hingga sekarang.
Makasih mas ilmunya, jadi makin tahu :)
BalasHapus