Allah SWT tidaklah memerintahkan kita dalam Kitab-Nya maupun melalui lisan Nabi-Nya, Muhammad SAW, kecuali terhadap sesuatu yang di dalamnya terdapat manfaat kebaikan. Itu semua adalah untuk menjaga kesehatan, tubuh, akal, dan harta kita agar dapat menggapai kebaikan serta kemenangan di akhirat. Dan agama kita yang lurus (hanif) telah memperingatkan kita agar tidak terjerumus melakukan hal-hal yang dapat merusak kesehatan, akhlak, dan agama.
Jutaan orang di segala tempat suka meminum kopi dan teh. Dunia mengonsumsi lebih dari lima juta kilogram kopi setiap tahunnya. Ditambah lagi oleh triliun-an kilogram teh, cola, dan cokelat yang semuanya mengandung kafein. Kafein terkadang menjadi obat yang paling banyak beredar di dunia, dengan penyebarannya yang luas dan berbagai kandungan unsur yang ada di dalamnya juga diminum.
Banyak orang berasumsi bahwa bahaya mematikan dalam kafein hanya sedikit dan relatif. Tetapi riset dunia menyebut adanya hubungan erat antara kafein dan beberapa jenis penyakit. Maka dari itu, apa hakikat realita di balik urusan yang penting ini?
Ada kekhawatiran seputar hubungan kopi dengan kanker pankreas dan alat pembuangan air seni. Sedangkan hubungan kopi dengan kanker hati kronis masih terus diperdebatkan hingga kini. Manusia modern telah memperingati akan bahaya berlebihan dalam mengonsumsi kopi, teh, makanan atau minum yang mengandung kafein.
Lalu, apa gerangan yang dimaksud kafein? Kafein adalah zat kimia berbahaya yang dikenal dengan sebutan "trimethylxanthine", yakni unsur perangsang bagi hati dan otak, yang kemudian akan mempercepat pacuan hati, menambah kegairahan pikiran, juga menambah cairan pencernaan dan memperluas rongga udara pada paru-paru, serta menambah limpahan air seni. Kafein memiliki dampak yang sangat kuat terhadap masing-masing organ tersebut.
- Sumber-sumber medis modern sepakat bahwa ukuran normal bagi pengunaan kafein adalah 200-300 miligram per hari, dan itu dapat memperbaiki daya aktivitas kerja harian. Sebagaimana konsumsi kopi dan teh dalam ukuran yang rasional, akan cukup baik bagi sebagian orang. Dan seseorang yang mengonsumsi lebih dari 300 miligram kafein per hari, atau meminum lima cangkir kopi atau 10 cangkir teh, adalah berlebihan.
Ada bukti-bukti yang menunjukkan bahwa mengonsumsi kopi yang berlebihan terkadang dapat meningkatkan kadar kolesterol pada darah. Para dokter biasanya menyarankan pasien yang riskan mengalami sendatan pembuluh darah (trombosis) hati agar tidak mengonsumsi lebih dari empat cangkir teh dalam sehari.
Umumnya, ketika minuman penyegar dikonsumsi-atau selepas meminum khamar, atau merokok secara berlebihan-maka jantung akan berdebar cepat. Dan kebiasaan mengonsumsi hal-hal tersebut saat mengandung akan berpengaruh kepada lahirnya anak yang mengidap gangguan fisik atau juga kecilnya bayi.
Oleh karena itu, para dokter kerap menyarankan para ibu hamil untuk benar-benar mengurangi konsumsi penyegar. Para dokter juga menyarankan para ibu hamil tidak langsung mengonsumsi kopi maupun teh ketika atau selepas makan. Karena tindakan ini sangat rentan menghalangi isapan zat besi yang hampir mencapai 40%. Karenanya, untuk mengonsumsi minuman ini, harus ditunda sekitar satu atau dua jam selepas makan.
Disarankan untuk tidak mendidihkan teh agar kita tidak membantu menghilangkan zat ini-sedapat mungkin-teh boleh saja ditambahkan dengan lemon atau susu, sehingga protein di dalam materi tersebut terbentuk bersamaan dengan ke-sepat-an yang ada pada teh, yang kemudian menjadi tidak cair hingga menyulitkan proses penghisapan.
Air adalah Minuman Terbaik untuk Kesehatan
- Mengonsumsi air dengan takaran rasional saat makan tidaklah membahayakan. Dan konsumsi air yang banyak saat makan adalah (berguna) untuk membantu mencerna makanan.
- Banyak minum saat tengah makan akan mengurangi kenikmatan makanan.
- Air tidak mengandung unsur peningkat panas. Air tidak dapat menyebabkan kegemukan atau mendorong terjadinya perut buncit. Kecuali, jika air dikonsumsi secara berlebihan langsung selepas makan. Karena, konsumsi air secara berlebihan langsung selepas makan dapat menekan lambung dan usus, yang kemudian akan mendorong terjadinya perut buncit.
- Diharuskan meminum air dalam ukuran besar ketika menyertai makanan yang dipantang. Air dalam hal ini dapat membantu tubuh menghilangkan racun berbahaya melalui jalur air seni (urine).
- Meminum air saat dahaga (dan bukan jus atau pun air soda0, sangat baik bagi kesehatan, serta bermanfaat untuk mengatasi makanan pantangan diet.
- Waktu yang utama untuk minum air adalah pada saat bangun dari tidur, khususnya meminumnya dengan madu, dan sebelum makan, atau minimal satu setengah jam sesudahnya.
- Biasakanlah untuk selalu mengonsumsi dedaunan atau buah-buahan yang kaya dengan kandungan air, karena akan membantu menurunkan berat badan, Juga karena tubuh sangat butuh dengan kandungan air pada dua makanan tersebut, berkat adanya kandungan aneka logam dan vitamin yang penting (pada dua makanan tersebut).
Juga, khasiatnya untuk menghilangkan endapan dan racun, serta adanya kandungan unsur-unsur lain dari enzim-enzim yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
Sumber: Buku Terapi Air, Qultummedia
Komentar
Posting Komentar