![]() |
| Bukti kuasa Allah SWT |
2) "Kemudian setelah itu hatimu menjadi sekeras seperti batu, bahkan lebih keras lagi. Padahal di antara batu-batu itu sungguh ada yang mengalir sungai-sungai daripadanya dan di antaranya sungguh ada yang terbelah lalu keluarlah mata air daripadanya dan di antaranya sungguh ada yang menluncur jatuh, karena takut
kepada Allah. Dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yag kamu kerjakan. (QS Al-Baqarah [2]: 74)
3) "Dan Dialah yang menurunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan, maka kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau, Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak; dan dari mayang kurma mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, dan (Kami keluarkan pula) zaitun dan delima yang serupa dan yang tidak yang serupa. Perhatikanlah buahnya pada waktu pohonnya berbuah, dan (perhatikan pulalah) kematangannya. Sesungguhnya pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman." (QS Al-An'am [6]: 99)
4) "Dan jika Kami perlihatkan kepadamu sebagian (siksa) yang kami ancamkan kepada mereka atau Kami wafatkan kamu (hal itu tidak penting bagimu) karena sesungguhnya tugasmu hanya menyampaikan saja, sedang Kami-lah yang menghisab amalan mereka." (QS Ar-Ra`d [13]: 40)
5) "Dan Kami telah meniupkan angin untuk mengawinkan (tumbuh-tumbuhan) dan Kami turunkan hujan dari langit, lalu Kami beri minum kamu dengan air itu, dan sekali-kali bukanlah kamu yang menyimpannya." (QS Al-Hijr [15]: 22)
6) "Maka orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang saleh, bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia." (QS Al-Hajj [22]: 50)
7) "Tidakkah kamu melihat bahwasanya Allah menurunkan hujan dari langit lalu Kami hasilkan dengan hujan itu buah-buahan yang beraneka macam jenisnya. Dan di antara gunung-gunung itu ada garis-garis putih dan merah yang beraneka macam warnanya dan ada (pula) yang hitam pekat." (QS Fathir [35]: 27)
8) "Apakah kamu tidak memerhatikan, bahwa sesungguhnya Allah menurunkan air dari langit, maka diaturnya menjadi sumber-sumber air di bumi kemudian ditumbuhkan-Nya dengan air itu tanam-tanaman yang bermacam-macam warnanya, lalu ia menjadi kering lalu kamu melihat kekuning-kuningan, kemudian dijadikan-Nya hancur berderai-derai. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal." (QS Az-Zumar [39]: 21)
9) "Kalau Kami kehendaki, niscaya kami jadikan dia asin, maka mengapakah kamu tidak bersyukur? Maka terangkanlah kepadaku tentang api yang kamu nyalakan (dari gosokan-gosokan kayu). Kamukah yang menjadikan kayu itu atau Kamikah yang menjadikannya? Kami menjadikan api itu untuk peringatan dan bahan yang berguna bagi musafir di padang pasir. Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Mahabesar. Maka Aku bersumpah dengan tempat beredarnya bintang-bintang. Sesungguhnya sumpah itu adalah sumpah besar kalau kamu mengetahui. Sesungguhnya Al-Qur`an ini adalah bacaan yang sangat mulia. pada kitab yang terpelihara (Lauh Mahfuzh)." (QS Al-Waqi`ah [56]: 70-78)
10) "...dan Kami turunkan dari awan air yang banyak tercurah." (QS An-Naba' [78]: 14)
Demikian beberapa ayat yang telah secara gamblang berbicara dan menjelaskan hal-hal seputar air. ini sekaligus membuktikan bahwa Al-Qur`an memang merupakan mukjizat dari Allah yang telah diturunkan kepada seorang Nabi Muhammad SAW yang buta huruf dan hidup di tengah-tengah padang pasir. Wilayah yang jarang sekali mendapatkan hujan, di samping letaknya yang memang jauh dari perairan-perairan laut atau samudra. Kondisi ini menjauhkan wilayah tersebut dari gangguan-gangguan angin topan serta hujan badai.
Lantas, bagaimana mungkin Rasulullah SAW bisa mendatangkan semua ketelitian sains yang luar biasa ini beserta penggambarannya yang mengandung mukjizat jika tidak dari wahyu Allah SWT?
sumber: Buku terapi air, Qultmmedia

Komentar
Posting Komentar